Musim panas tahun ini membawa suhu yang sangat tinggi di Inggris, mencapai rekor 35 derajat Celsius. Bagi keluarga Anita Bazell, panas tersebut berubah menjadi tragedi. Anita yang tinggal di panti jompo di Southampton mengalami heatstroke dengan suhu tubuh mencapai 41,2 derajat Celsius sebelum dibawa ke rumah sakit.
Keluarganya sudah khawatir sejak awal karena Anita memang tidak tahan panas. Mereka tahu mobilitasnya menurun, sehingga panti jompo menjadi pilihan setelah merawat di rumah terasa sulit. Sayangnya, meski ruang komunal dilengkapi unit AC, kamar Anita di lantai tiga tidak memiliki pendingin udara sama sekali.
Kondisi ini menyoroti bagaimana teknologi pendingin ruangan masih belum merata di fasilitas perawatan lansia. Banyak panti jompo mengandalkan sistem lama yang tidak dirancang untuk menghadapi gelombang panas yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Lansia rentan karena proses metabolisme mereka melambat dan kemampuan tubuh mengatur suhu menurun, sehingga pendinginan buatan menjadi sangat krusial.
Selain itu, teknologi seperti sensor suhu otomatis berbasis IoT bisa membantu mendeteksi kenaikan suhu ruangan secara real-time dan mengirim peringatan ke staf. Tanpa sistem seperti ini, risiko heatstroke meningkat tajam saat cuaca ekstrem. Beberapa fasilitas mulai bereksperimen dengan AC hemat energi yang ramah lingkungan, namun adopsinya masih lambat karena biaya pemasangan dan perawatan.
Keluarga Anita kini mencari jawaban mengapa kamar ibu mereka tidak dilengkapi pendingin yang memadai, terutama di musim panas yang luar biasa panas. Mereka bertanya-tanya mengapa pakaian yang dikenakan Anita saat itu terasa seperti pakaian musim dingin, padahal suhu di luar sangat tinggi. Insiden ini menjadi pengingat bahwa teknologi pendingin bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan dasar di tempat perawatan lansia.
Dengan tren cuaca yang semakin tidak menentu, panti jompo perlu memikirkan ulang infrastruktur mereka. Integrasi sistem pendingin modern bisa mencegah kasus serupa di masa depan. Bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan nyawa penghuni yang sudah lanjut usia.






