Kesehatan Anak Inggris Memburuk, Health Visitor Semakin Langka

0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

Kabar soal generasi anak di Inggris yang bakal jadi salah satu yang paling tidak sehat dalam beberapa dekade terakhir memang bikin khawatir. Laporan Royal College of Paediatrics and Child Health menyoroti tren ini sebagai ‘rasa malu nasional’ yang perlu segera ditangani.

Salah satu hal yang luput dari banyak pembahasan adalah menyusutnya jumlah tenaga health visitor. Profesi ini merupakan tulang punggung layanan kesehatan anak usia dini yang bekerja langsung di rumah keluarga. Mereka adalah perawat kesehatan masyarakat spesialis yang membantu keluarga meningkatkan kesehatan sekaligus mengurangi kesenjangan.

Health visitor memberikan layanan universal satu-satunya yang mengunjungi bayi dan anak di rumah mereka sendiri. Kehadiran mereka sering menjadi jaring pengaman bagi keluarga, terutama yang berada di wilayah dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan.

Ketika jumlah tenaga ini berkurang, dampaknya terasa langsung pada deteksi dini masalah kesehatan dan perkembangan anak. Keluarga kehilangan pendampingan rutin yang biasanya membantu orang tua memahami tumbuh kembang anak secara personal.

Selain itu, beban kerja yang semakin berat pada sisa tenaga kesehatan ini berisiko menurunkan kualitas layanan. Banyak keluarga di daerah tertinggal kemudian harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan kunjungan atau konsultasi.

Kondisi ini juga memperlebar kesenjangan kesehatan antara kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi dan rendah. Anak-anak dari keluarga miskin paling rentan kehilangan dukungan awal yang krusial.

Pemerintah dan pemangku kepentingan perlu mempertimbangkan kembali prioritas pendanaan untuk memperkuat kembali layanan health visitor agar tren kesehatan anak tidak semakin memburuk.

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %

Related posts